Salah Arti
Untuk kesekian kali yang datang lalu pergi.
Jujur aku iri dengan mereka yang berjanji. Dan tidak hanya menaruh hati; lantas menepati untuk tetap kembali
Jujur, pada saat itu aku sudah merasa begitu di miliki. Tetapi aku salah memberi arti. Kali ini aku sangat keliru dan tertipu atas semua tingkahmu
Kukira kau hanya baik kepadaku dan ingin selalu di sampingku. Nyatanya itu semu dan abu-abu
Kau mungkin tak ingat siapa yang selalu menguatkan
Dan disini aku tegas kan; orang itu adalah aku. Tanpa kau minta itu akan tetap diri ku
Dan dulu saat aku meminta seorang penguat diri, aku lupa agar Tuhan tidak hanya memberi tapi juga menyudahi dengan satu; yaitu kamu
Sekarang aku akan memperbaiki agar tidak seperti ini. Dan menyudahi yang terjadi agar tak terulang kembali
Lalu untuk kesekian kali aku salah arti
Bahwa bagimu tak ada sedikit pun rasa cinta dihati
Jujur aku iri dengan mereka yang berjanji. Dan tidak hanya menaruh hati; lantas menepati untuk tetap kembali
Jujur, pada saat itu aku sudah merasa begitu di miliki. Tetapi aku salah memberi arti. Kali ini aku sangat keliru dan tertipu atas semua tingkahmu
Kukira kau hanya baik kepadaku dan ingin selalu di sampingku. Nyatanya itu semu dan abu-abu
Kau mungkin tak ingat siapa yang selalu menguatkan
Dan disini aku tegas kan; orang itu adalah aku. Tanpa kau minta itu akan tetap diri ku
Dan dulu saat aku meminta seorang penguat diri, aku lupa agar Tuhan tidak hanya memberi tapi juga menyudahi dengan satu; yaitu kamu
Sekarang aku akan memperbaiki agar tidak seperti ini. Dan menyudahi yang terjadi agar tak terulang kembali
Lalu untuk kesekian kali aku salah arti
Bahwa bagimu tak ada sedikit pun rasa cinta dihati
Komentar
Posting Komentar